Onlain bookmaker bet365.com - the best bokie

BAGAIMANA MADU DIBUAT

 

Pengumpulan Nektar Bunga

lebah-maduProses pembuatan madu dimulai dari pengumpulan nektar bunga yang dilakukan oleh lebah madu sewaktu musim tumbuhan berbunga. nektar adalah cairan kaya akan zat gula yang dihasilkan oleh tanaman dalam sebuah kelenjar yang disebut dengan nektarifer. Koloni terdiri dari 50.000 - 70.000 lebah pekerja, satu lebah ratu, dan 2.000 drone. Lebah pekerja hanya hidup selama 3 - 6 minggu, tiap lebah mengumpulkan sekitar 1 sendok teh nektar.Untuk memproduksi 1 pon (0.454 kg) madu dibutuhkan 1.8 kg nektar, yang mana butuh sekitar 2 juta bunga untuk memperoleh jumlah tersebut. konsentrasi gula larutan gula dalam nektar bervariasi berkisar antara 5-70%. Konsentari ini dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya tanah, kelembaban udara dan jenis tanaman. Nektar bunga tersebut dipecah menjadi sakarida dengan cara dikunyah berkali-kali sampai setengah tercerna. Proses ini merupakan proses kimia yang disebut dengan invertase yang dibantu oleh enzim yang ada dalam air ludah madu dan terdapat dalam nektar itu sendiri. Lebah madu secara kelompok mengunyah berkali-kali selama sekitar 20 menit sampai sakarida memenuhi standar untuk bisa disimpan di sel sarang lebah. Karena sakarida ini masih mempunyai kandungan air yang masih cukup tinggi (sekitar 20 %), maka proses selanjutnya adalah menurunkan kadar air menjadi sekitar 18 %. Pada proses ini lebah madu mengepakkan sayapnya disekitar sel lebah madu untuk menciptakan sirkulasi dan penguapan air sehingga terbentuklah cairan madu yang manis dan kental. Kemudian lebah madu menutup sel-sel yang sudah penuh cairan madu tersebut dengan selapis malam hingga menutup sempurna.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Koloni lebah dibagi mejadi 3 level organisasi dengan tugas berbeda-beda :

  • Lebah Ratu

Lebah ratu adalah istilah yang umumnya digunakan untuk merujuk pada lebah betina dewasa yang telah matang dalam sebuah koloni. Lebah ratu biasanya adalah induk dari hampir semua (jika tidak semua) lebah yang ada dalam sebuah sarang. Normalnya, hanya ada satu lebah ratu dewasa dalam sebuah sarang. Lebah ratu akan selalu diikuti dan dijaga mati-matian oleh lebah-lebah lainnya.

Pembentukkan lebah ratu baru dimulai ketika lebah ratu dewasa meletakkan telur di wadah khusus yang digunakan untuk mengembangbiakkan lebah madu. larva ini akan diperlakukan secara khusus dan akan hanya diberi makan royal jelly oleh lebah pekerja. Jika tidak, maka larva ini akan berkembang menjadi lebah perkerja biasa. Lebah ratu akan dibesarkan dalam sel yang khusus dirancang untuk lebah ratu hingga saatnya lebah ratu tersebut siap menggantikan lebah ratu sebelumnya.

Tugas utama lebah madu adalah bereproduksi. Lebah ratu yang telah matang bisa bertelur sebanyak 1.500 telur per hari. Lebah ratu akan selalu dikelilingi lebah pekerja yang akan memenuhi segala kebutuhannya.

Lebah ratu bisa dikenali dengan ukuran perutnya yang lebih panjang dibanding lebah jantan. Meskipun demikian, dalam sarang dengan jumlah puluhan ribu, akan sangat sulit mengenali lebah ratu. Untuk itu, terkadang peternak lebah menandai lebah ratu dengan pewarna agar mudah ditemukan ketika perlu.

  • Lebah Jantan (drone)

Tidak seperti lebah betina, lebah jantan (drone) tidak memiliki sengat dan tidak mengumpulkan nektar dan pollen. Tugas pokok lebah jantan hanyalah membuahi lebah ratu. 

Ciri-ciri lebah jantan adalah ukuran mata yang lebih besar dibanding mata lebah ratu dan lebah pekerja, dan ukuran tubuhnya lebih besar dari lebah pekerja. Ukuran perutnya lebih gemuk dibanding lebah ratu atau lebah pekerja. Meski berbadan besar, lebah jantan harus bisa terbang dengan cukup cepat untuk bisa menemani lebah ratu ketika terbang.

  • Lebah Pekerja

Merupakan lebah betina tetapi tidak punya kemampuan penuh dalam berkembang biak seperti halnya lebah ratu. Lebah pekerja mempunyai jumlah paling banyak diantara jenis lebah lainnya dalam sebuah koloni.

Lebah pekerja mengumpulkan pollen dalam kantong yang ada pada kaki mereka dan membawanya ke sarang untuk makanan pupa lebah.

Siklus hidup lebah pekerja di mulai lebah ratu meletakkan telur di sel sarang lebah. telur tersebut akan menetas setelah tiga hari dan menjadi larva. larva tersebut akan diberi makan pollen dan madu selama enam hari. Selanjutnya akan menjadi pupa pasif. setelah 14 harin dalam sel sarang lebah, pupa tersebut akan berubah menjadi lebah pekerja dan akan keluar terbang pada hari ke-21.

Lebah pekerja mengkerjakan hampir semua pekerjaan dalam suatu koloni lebah, seperti membersihkan sel, merawat larva dan pupa lebah, memproduksi lilin lebah, membangun sel madu, mengumpulkan nektar dan pollen dari tanaman bunga, mengunci madu dalam sel, memberi makan lebah jantan, memenuhi segala kebutuhan lebah ratu, dan menjaga sarang lebah dari segala ancaman.

Lebah membuat dan menyimpan madu sebagai sumber makanan. Pada musim dingin atau saat makanan langka, lebah mengambil cadangan madu sebagai sumber makanan mereka.

Warna dan rasa madu tergantung dari jenis nektar bunga yang mereka hisap. misalnya, madu yang dibuat dari bunga jeruk mempunyai warna lebih cerah, sedangkan madu yang berasal dari bunga alpukat mempunyai warna yang lebih gelap. Di Indonesia terdapat lebih dari 20 varietas madu, masing-masing berasal dari jenis bunga yang berbeda.


Pemanenan 

peternak-lebahUntungnya lebah madu memproduksi madu melebihi dari jumlah madu yang mereka butuhkan untuk koloni mereka sendiri. Rata-rata, terdapat surplus sekitar 40 kg madu untuk setiap satu sarang lebah dalam setahun.

Madu dipanen dari sarang lebah liar atau peternekan lebah. Langkah pertama adalah mengasapi lebah dengan alat pengasap. Asap tersebut akan membuat lebah madu bereaksi seakan-akan sarang terbakar. Lebah madu akan berusaha melindungi madu dari ancaman kebakaran dan membuatnya menjadi tidak agresif. Asap tersebut juga mengganggu hormon yang lebah gunakan untuk berkomunikasi.

Sarang lebah diambil untuk diekstrak madunya dengan cara diperas atau menggunakan mesin pengekstrak madu yang berbentuk silinder dengan menghilang lilin yang menutupi sel sarang lebah terlebih dahulu. Alat pengekstrak madu akan diputar dan gaya sentrifugal akan mendorong madu keluar dari sel-sel sarang lebah, kemudian akan ditampung dalam wadah yang sudah disiapkan. Bingkai sarang lebah yang telah diambil madunya bisa dikembalikan lagi ke dalam kotak, sehingga lebah bisa segera mengisi madu kembali. 

Sebelum digunakannya bingkai sarang lebah, peternak memanen madu dengan cara memeras sarang lebah sehinggga panen berikutnya akan menunggu agak lama karena lebah madu harus membangun lagi sarangnya dan mengisinya dengan madu. Dengan metode yang baru ini peternak lebah bisa memanen madu kembali dalam waktu sekitar 10-15 hari berikutnya. Peternak lebah juga bisa memastikan tersedia cukup cadangan makanan yang dibutuhkan oleh koloni selama musim dingin, baik dengan cara menyisakan madu dalam sarang lebah atau menggantinya dengan cairan gula. Jumlah makanan yang dibutuhkan untuk bertahan hidup selama musim dingin  tergantung dari jenis lebah dan durasi musim dingin itu sendiri.


Pengemasan

kemasan-maduMadu yang telah diekstrak tersebut selanjutnya akan disaring untuk menghilangkan serpihan sarang lebah, lilin, atau pengotor yang masuk selama proses ekstraksi. Terkadang peternak lebah menghangatkan cairan madu terlebih dahulu agar madu lebih mudah disaring. Pemanasan ini tidak akan berpengaruh pada khasiat madu. hal ini hanya dimaksudkan agar proses penyaringan menjadi lebih mudah dan efisien.

Setelah proses penyaringan madu akan dikemas dalam botol dan siap untuk dipasarkan. Pada tahun 2013, tercacat 1,7 juta ton diproduksi di seluruh dunia, dimana China yang merupakan prodesen terbesar menyumbang 28% dari total produksi. Produsen madu terbesar selanjutnya berturut-turut adalah Turki, Argentina, Ukraina, Rusia, dengan jumlah total sekitar 20% dari total produksi madu dunia. 

Официален блог на WebEKM EKM очаквайте сайта онлайн скоро.

Download Free Templates http://bigtheme.net/ free full Wordpress, Joomla, Mgento - premium themes.

BAGAIMANA MADU DIBUAT | Madu